oleh

Masyarakat; Prokontra Atas Kebijakan Pemerintah Itu Biasa

Pendapat prokontra atas kebijakan pemerintah dalam penilaian masyarakat itu suatu hal biasa dalam proses pembangunan kedewasaan di segala bidang.

Seperti halnya pendapat dari Buang Karno salah Pemuda asal Desa Bojong, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Lampung ketika ditanya tentang kebijakan pemerintah daerah setempat khususnya terkiat pelaksanaan rehabilitasi dan pembangunan beberapa fasilitas umum di Komplek Rumah Dinas Bupati Lampung Timur.

Menurutnya perbedaan pendapat itu merupakan hal biasa, karena tidak ada kebijakan Pemerintah itu benar-benar dapat di terima oleh semua lapisan masyarakat dan juga tidak ada pula yang seratus persen di tolak pasti ada pro dan kontra sesuai dengan kepentiangan dari masing-masing kelompok maupun pribadi masyarakatnya.

Contohnya pada saat pembangunan patung Badak Sumatera yang ada di depan halaman Kantor Bupati Lampung Timur era pemerintahan Bupati Nunik saat itu yang di anggap tidak tepat dan tidak layak dengan berbagai argumentasinya.

Ternyata ketika pembangunan tersebut selesai dilaksanakan kita melihat banyak warga baik itu warga yang ada di seputaran Pemkab maupun masyarakat yang melintas dari berbagai daerah bahkan provinsi di Sumatera menyempatkan diri untuk bersuafoto di depan patung Badak tersebut, ujarnya.

Saya yakin kedepan pembangunan beberapa fasilitas di area Rumah Dinas Bupati Lampung Timur yang saat ini menuai banyak kritik bahkan penolakan inipun suatu saat akan menjadi area bersantai atau sekedar beristirahat sejenak untuk bersuafoto bagi warga setempat bahkan warga dari berbagai daerah yang melintasi Kabupaten yang kita cintai ini, ungkap Buang Karno.

Mengenai waktu pelaksanaan pembangunan ini yang di anggap tidak tepat, Buang Karno menyatakan, “Saya yakin semua sudah melalui proses perencanaan dan pertimbangan yang matang oleh Bupati dan jajaran yang terkait, mengenai kritik dan penolakan yang ada itu tanda masyarakat cinta dan peduli terhadap Kabupaten dan Pemerintahan ini,” ucapnya. (Harun Alrasyid)

Komentar

Realita Lampung