oleh

Oknum Guru Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Siswa

Seorang oknum guru diduga telah melakukan tindak kekerasan terhadap anak muridnya dan kejadian ini terjadi di salah satu sekolah dasar yang berada di Kabupaten Lampung Tengah.

Menurut pengakuan RF siswa SD yang mengalami tindak kekerasan dari oknum guru tersebut menyatakan, peristiwa yang dialaminya itu terjadi pada Selasa 6 September 2022 lalu.

Peristiwa pemukulan yang dialaminya itu dipicu lantaran dari mainan yang dimiliki dan hendak dipinjam oleh rekannya. Namun dirinya tidak memperikan pinjaman dan rekanan melapor ke salah satu dewan guru dan dia pun dipanggil oknum guru yang melakukan pemukulan terhadap dirinya.

Oknum guru yang memukul dirinya itu, menurut RF berinisial TG, pemukulan itu dilakukan TG dihadapan dewan guru dan rekan-rekannya sesama siswa di SD yang berada di wilayah Kampung Karang Jawa, Kecamatan Anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah.

Atas kejadian itu orang tua korban menyatakan tidak terima atas dugaan kekerasan oleh oknum guru tersebut. 

Menurut Warjiem, ibu korban semejak peristiwa yang dialami anaknya itu hingga saat ini belum ada kunjungan ataupun permohonan maaf dari oknum guru berinisial TG kepada anak maupun keluarganya. 

“Kami sekeluarga, belum bisa menerima atas hal yang dialami oleh anak saya saat ini,” ujarnya.

Suroto selaku ayah korban menambahkan, atas kejadian itu dirasakannya sangat melukai hati dan perasaan keluarganya. 

Anak saya sudah seminggu ini sudah tidak mau untuk berangkat ke sekolah. Mungkin karena trauma, dan atas kejadian itu dirinya malu karena menjadi bahan ejekan teman-temannya di sekolah, ungkap Suroto.

Kepala SD Negeri 1 Karang Jawa, Sarno ketika dikonfirmasi menyatakan belum bisa memberikan keterangan diringa hanya mengirimkan nomor telepon oknum guru yang melakukan dugaan kekerasan tersebut.

Lalu wartawan mendatangi sekolah korban dengan niat melakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan (oknum guru), namun sampai di sekolah sudah dalam kondisi tertutup. 

Kemudian didatangi kekediamannya, TG juga tidak ada dan wartawan hanya bertemu anak dan istrinya yang menyatakan bahwa TG belum pulang kerumahnya.

Dihubungi melalui telepon, TG meminta wartawan untuk kembali lagi ke sekolah dan bertemu dengan dirinya dan meminta tidak mendatangi rumahnya. (Tim)

Komentar

Realita Lampung