oleh

Polisi; Modus Oknum Kades Diduga Pungli BLT

Polres Lampung Utara merilis ungkap kasus penangkapan oknum kepala desa beserta enam orang perangka desa yang diduga terlibat dalam kasus pungutan liar atau pungli dari bantuan langsung tunai yang diperuntukan bagi masyarakat terdampak kenaikan bahan bakar minyak.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Kurniawan Ismail melalui Kasat Reskrim, AKP Eko Rendi Oktama menjelaskan, ketujuh oknum perangkat desa yang diamankan jajarannya itu masing-masing berinisial, EJ (67) oknum Kades, beserta aparatur Desa Karang Agung berinisial RM (30), JA (32), SS (43), SY (44), WP (33) dan RS (50) yang saat ini telah diamankan di Mapolres Lampung Utara.

“Mereka (ketujuh) orang aparatur desa termasuk oknum Kades berinisial EJ, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan,” ujar AKP Eko Rendi Oktama, Jum’at 16 September 2022.

Menurutnya, kejadian itu bermula pada kejadian hari Minggu 11 September 2022 sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di Balai Desa Karang Agung diadakan rapat yang dihadiri Kades, sekdes serta seluruh Kadus dengan mengundang warga penerima dana BLT.

Mereka membahas perihal perbaikan lapangan serbaguna di Desa Karang Agung dan meminta kepada warga penerima BLT untuk sumbangan sukarela sebesar Rp50 ribu.

Bagi yang bersedia mereka menanda tangani nota kesepakatan dan ada juga warga yang tidak bersedia. Namun demikian kita masih mendalami pemeriksaan terhadap ketujuh orang aparatur desa tersebut, ujarnya.

Barang bukti yang diamankan dan di sita polisi dalam dugaan pungli tersbeut berupa empat lembar kertas berita acara dan penanda tanganan penerima BLT,  empat lembar kertas catatan jumlah uang yang diterima, uang tunai sejumlah Rp550 ribu, yang disita dari R, dan uang tunai Rp290 ribu disita dari E. Lain-lain terkait perkembangan hasil pemeriksaan akan kita sampaikan lebih lanjut, pungkas Kasat. (RD/*)

Sebelumnya : Diduga Pungli Berjamaah Oknum Kades Diamankan Polisi

Komentar

Realita Lampung