oleh

Efisiensi, BPD Lampung Segera Terapkan e-Budgeting

Pimpinan PT BPD Lampung Cabang Kotabumi, Akhmad Faridj di ruang kerjanya, Senin 19 September 2022.

PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung Kantor Cabang Kotabumi menargetkan pada Januari Tahun 2023 mendatang akan menerapkan aplikasi e-budgeting dalam pengelolaan keuangan daerah.

Penerapan e-budgeting diprioritaskan sementara waktu untuk pengelolaan Gaji para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lampung Utara. Demikian disampaikan Pimpinan PT. BPD Lampung Kantor Cabang Kotabumi, Akhmad Faridj, diruang kerjanya, Senin 19 September 2022.

Menurut Faridj, dengan penerapan aplikasi e-budgeting, para bendahara yang ada di Lampung Utara akan diberi kemudahan serta meningkatkan efisiensi dalam hal administrasi pengelolaan Gaji seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lampung Utara.

“Dengan penerapan e-budgeting untuk gaji ini, nantinya secara otomatis PT. Bank Lampung langsung melakukan pemotongan atas kewajiban para ASN seperti Iuran Korpri, PPH/PPN dan lain sebagainya,” ucapnya.

Akhmad Faridj juga mengatakan, kedepan para bendahara tidak direpotkan lagi dalam hal administrasi Gaji ASN. Mereka nantinya hanya menginput data para ASN.

“e-budgeting hanya untuk gaji pokok saja tidak menyentuh ke tunjangan atau honor kegiatan lainnya,” katanya.

Di bawah kepemimpinan Akhmad Faridj, yang baru saja hitungan bulan menduduki kursi pimpinan Bank Lampung Cabang Kotabumi, ia terus melakukan terobosan-terobosan diantaranya, penerapan e-budgeting dalam pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, Akhmad Faridj juga memiliki komitmen memberikan kenyamanan bagi para nasabah Bank Lampung.

Saat disinggung tujuan dari penerapan e-budgeting ini, Akhmad Faridj lalu memberikan penjelasan, bahwa penerapan e-budgeting untuk percepatan dan perluasan digitalisasi daerah guna mewujudkan efisiensi, efektifitas dan transparansi Tata Kelola Keuangan Daerah.

“Tujuan (e-budgeting) untuk memberi efisiensi, efektifitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Hingganya, dapat memangkas birokrasi yang bertele-tele,” ucapnya.

Lebih lanjut, terus dia, pihaknya telah melakukan sosialisasi penerapan e-budgeting kepada seluruh bendahara yang ada di Lampung Utara. Untuk itu, Akhmad Faridj berharap Pemerintah Daerah mendukung pelaksanaan e-budgeting sehingga dapat berjalan di Lampung Utara.

“Penerapan e-budgeting di Lampung Utara akan ditargetkan pada Tahun 2023 secara bertahap dan kontinyu. Mungkin, dalam tiga bulan kedepan ini, salah satu Organisasi Perangkat Daerah yang kita mulai terapkan e-budgeting,” ungkap Akhmad Faridj.

Ia menerangkan, bahwa penerapan e-budgeting berlandaskan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2021 tentang satuan tugas percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. dan, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2021 tentang Tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah Provinsi dan Kabuppaten/Kota serta Tata Cara Elektronikasi Transaksi Pemerintah Daerah.

“Serta Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Kantor Cabang Kotabumi dengan nomor 900/01 Tahun 2022 tentang pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya. (Tim)

Komentar

Realita Lampung