oleh

Mengetuk Hati, Rumahpun Tak Punya Kosidah Penderita Kanker Butuh Bantuan

Perihatin akan kondisi salah seorang warga yang tengah mengalami sakit kanker kuminitas masyarakat perduli sesama dan jajaran Pemerintah Pekon Tanjung Anom Kecamatan Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus menggalang bantuan untuk Kosidah yang menderita kanker payudara.

Kosidah (50 tahun) warga Pekon Tanjunganom, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus ini menderita kanker payudara dan butuh perhatian semua pihak. Karena kondisi perekonomiannya yang lemah membuatnya tidak sanggup untuk mencari pengobatan.

Tidak hanya itu, Kosidah yang saat ini tidak lagi memiliki suami itu hanya tinggal bersama satu orang anaknya dan keduanya tak memiliki rumah sendiri. Sementara anaknya bekerja sebagai buruh di perkebunan karet dengan upah 150 ribu perminggu, dari upah itu pun untuk pengobatan ibunya.

Kondisi keluarga kecil yang memprihatinkan tersebut memantik kepedulian Perangkat Pekon dan warga setempat untuk bersama-sama menggalang dana untuk kebutuhan sehari-harinya serta akan memberikan bantuan sembako dan uang santunan kepada Kosidah, di rumahnya.

“Keadaanya memang benar-benar memprihatinkan keluarga bu Kosidah.Tidak ada suaminya dan untuk menyambung hidup saat ini hanya mengandalkan belas kasihan warga.Semoga ada yang peduli untuk meringankan bebannya,” ujar Nunuk Veriasari, perwakilan warga yang sedang melakukan penggalangan dana.

Nunuk berharap, bantuan nantinya akan diberikan dan dapat meringankan beban ibu Kosidah.

“Syukur-syukur dengan bersama sama menggalangan dana ini, akan dapat memberikan semangat untuk kesembuhan sakit yang diderita.Kepada Kepala Pekon Tanjung Anom kiranya segera mengusulkan ibu Kosidah agar cepat proses pembuatan BPJS nya,” tuturnya.

Ditempat terpisah, Sumardi Kakon Tanjunganom mengatakan, Kosidah adalah warga pindahan dari Kabupaten Mesuji sekitar 7 bulan yang lalu. Karena tidak memiliki tempat tinggal, yang bersangkutan menempati perumahan PT. TI da tinggal bersama anak laki-lakinya yang kesehariannya bekerja menyadap karet dan hanya berpenghasilan Rp150 ribu per minggu.

“Seminggu yang lalu ibu Kosidah ini menemui kami di balai pekon Tanjunganom, dan menceritakan penyakit yang dideritanya.Kami langsung instruksikan kepada Pak Haris (Kadus 02) untuk membawa ibu Kosidah berobat ke puskes Pasar Simpang dan membantu membuatkan BPJS melalui rekomendasi Dinas Sosial dan batu bisa aktiv tanggal 01 Desember 2022.Selanjutnya ibu Rosidah diantarkan ke RS Batin Mangunang didampingi ibu Ida Farida (bidan desa) dan kadus 02. Dikarenakan BPJS nya belum aktiv maka ibu ini blm mendapatkan upaya medis lanjutan,” kata Sumardi.

Lanjutnya, kami perangkat pekon berinisitif membuatkan rekening atas nama anak kandungnya dengan tujuan untuk mengharapkan donasi dari tangan dermawan.

Jika berkenan kepada saudara para dermawan bisa berdonasi disalurkan melalui Rekening: 2119-01- 035917-50-4; AN. Ardi Kurniawan, anak kandung Kosidah. (AJO-L)

Komentar

Realita Lampung