oleh

Aparat Polres Tanggamus Meringkus Pembobol Sekolah dan Pelaku Narkoba

Tekab 308 Presisi Polsek Wonosobo Polres Tanggamus Polda Lampung meringkus seorang pemuda yang diduga kuat sebagai pelaku pembobol sekolah dan mengamankan pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba).

Remaja berinisial MZ diamankan Tekab 308 presisi Polsek Wonosobo lantaran diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) di SMP Negeri 1 Wonosobo.

Tersangka sendiri merupakan warga kecamatan setempat yang teridentifikasi pasca membobol SMP yang berada di Pekon Balak.

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus, Iptu Juniko, SH, menyebutkan, pelaku diamankan setelah mendapatkan informasi bahwa dia tengah berada dirumahnya.

“Pelaku diamankan dinihari tadi (Kamis 17 Nopember 2022) sekitar pukul 02.00 WIB,” kata Iptu Juniko mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K., M.K.P.

Sambungnya, dalam perkara tersebut turut diamankan barang bukti berupa sepeda Honda Revo dengan BE 5721 UC warna hitam yang digunakan melakukan kejahatan dan barang milik sekolah yakni speaker aktif TSound TS-150 K.

Kapolsek menjelaskan, kejadian pencurian pada Jumat tanggal 21 Oktober 2022 sekitar pukul 18.45 WIB di SMPN 1 Wonosobo Pekon Balak diketahui oleh saksi Raden yang melihat penerangan sekolahan yang telah mati/padam.

Saksi saksi merasa curiga mengecek dengan datang ke sekolah tersebut dan pada saat saksi sampai ia melihat speaker aktif sudah berada dilantai depan ruangan TU dan memerika ternyata pintu ruangan TU sudah rusak akibat congkelan.

Menyadari adanya pembobolan sekolah, saksi mengecek lingkungan dan tiba-tiba mendengar seseorang melompat keluar pagar sekolahan dan melapor ke Polsek Wonosobo.

“Berdasarkan laporan tersebut kemudian dilakukan penyelidikan sehingga pelaku dapat teridentifikasi,” jelasnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tanggamus guna proses lebih lanjut.

“Terhadapnya anak berhadapan dengan hukum tersebut telah dilimpahkan ke UPPA Satreskrim Polres Tanggamus ,” ujarnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan, S.H., M.H mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan pelaku anak berhadapan dengan hukum (ABH).

“Siang tadi diterima oleh UPPA seorang ABH dalam dugaan kasus Curat di SMPN Wonosobo dalam keadaan sehat,” tegasnya.

Disisi lain, Satresnarkoba Polres Tanggamus setelah melakukan upaya penyelidikan atas informasi dari masyarakat, berhasil menangkap seorang terduga pelaku peredaran Narkotika jenis sabu.

Tim Satresnarkoba Polres Tanggamus menangkap pria 45 tahun berinisial SH yang merupakan warga Pekon Bandar Kejadian, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya berikut barang bukti 6 plastik klip sisa pakai dengan berat brutto 0.62 gram, 8 plastik klip kosong, 2 pipet, korek, botol aqua tutup berlubang dan 3 handphone.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP Deddy Wahyudi, S.H., M.M mengungkapkan, pelaku SH ditangkap pada Rabu tanggal 16 November 2022, sekitar pukul 06.30 WIB.

“Pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya,” kata AKP Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K., M.K.P., Kamis 17 November 2022.

Kasat menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan pihaknya, setelah tim mendapatkan informasi terduga pelaku merupakan pengedar Narkotika jenis sabu.

“Atas informasi masyarakat tersebut, sehingga dilakukan penyelidikan hingga penangkapan terhadapnya,” jelasnya.

Kasat mengungkapkan, berdasarkan keterangan terduga pelaku bahwa barang haram tersebut didapatkannya dari seseorang yang telah diketahui identitasnya.

“Untuk muasal Narkotika yang dikuasasi tersangka sudah diketahui dan saat ini masih dalam proses pengembangan,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku dan barang bukti ditahan di Mapolres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman maksimal 12 tahun penjara,” tutupnya. (*)

Komentar

Realita Lampung