oleh

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polsek Sukarame Laksanakan Upaya Pre-emtif

BANDAR LAMPUNG  – Sebagai langkah mengantisipasi dalam mencegah terjadinya aksi kejatahan aparat Polsek Sukarame Polresta Bandar Lampung Polda Lampung melaksanakan upaya pre-emtif dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat kost. 

Kunjungan kewilayah pemukiman penduduk dan tempat-tempat kost ini dilaksanakan Aparat Polsek Sukarame pada hari ini, Sabtu 26 November 2022 berlangsung di wilayah Kelurahan Korpri Jaya, Korpri Raya, Sukarame, Way Dadi, Way Dadi Baru dan Sukarame Baru, Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame, Kompol Warsito menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat khususnya para mahasiswa atau mahasiwi-mahasiswi dan pelajar, dalam upaya mencegah tindak kejahatan. 

“Seperti pencurian sepeda motor, Laptop, handpoen, perjudian, premanisme, hingga prostitusi. Ini  patut kita waspadai mereka bersarang di sebuah rumah kontrakan atau indekos,” kata Kapolsek Kompol Warsito.

Untuk itu, lanjutnya, guna mengantisipasi dan mencegah adanya kejadian pencurian sepeda motor yang sasaran korbannya para pelajar, mahasiswa pihaknya melakukan kunjungan ke tempat-tempat kost.

Langkah ini, sambungnya, guna mengantisipasi kost-kost an sebagai tempat transit para pelaku kejahatan dan praktek prostitusi. 

Mengantisipasi berbagai tindakan melanggar hukum teesebut, Polsek Sukarame melalui fungsi Binmas yaitu para bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan Kepolisian bidang Pre-emtif yaitu mendatangi tempat-tempat kost, kontrakan dan pemukiman.

Dalam kunjungan itu pihaknya memberikan imbau serta memberikan penyuluhan kepada pemilik kost dan penghuninya yang rata-rata mahaiswa atau pelajar tersebut. 

Kompol Warsito menjelaskan, berdasarkan data  yang ada di wilayah hukum Polsek Sukarame dari 19 kelurahan terdapat 1.264 kost-kosan. Seperti yang ada di wilayah Kelurahan Sukarame sedikitnya ada 500 tempat kost, di wilayan Kelurahan Korpri Jaya ada 399 tempat kost.

Lalu di wilayah Kelurahan Way Dadi  107 tempat kos. “Kalau tempat kost sudah ada penghuninya, itu merupakan cikal bakal atau sudah ada potensi ganguan dan disinilah tugas bhabinkamtibmas untuk menanggulangi. Terlebih bila di kompleks kost banyak sepeda motor yang di parkir dan tidak ada penjaganya, itu sudah muncul namanya ambang gangguan,” kata Kompol Warsito.

Nah disinilah tugas Intelijen mengidentifikasi, Samapta untuk menanggulangi dengan cara  melaksanakan patroli secara rutin, pada prinsipnya kita menghilangkan niat para pelaku kejahatan yang akan melakukan aksi kejahatannya, sambungnya.

Dalam kegiatan pre-emtif dengan menyambangi tempat-tempat kost itu, pihaknya memberikan himbauan kepada pelaku usaha khususnya tempat kost untuk memasang CCTV, baik itu di pintu gerbang juga agar di pasang kunci gembok yang tidak bisa di buka pelaku, pemilik sepeda motor agar memasang kunci ganda, bila memarkirkan kendaraannya. 

Selain itu ya tetap harus selalu di awasi atau bisa terlihat, nyimpan laptop atau handpone di tempat yang dianggao benar-benar aman, dan tetap waspada terhadap aksi curanmor. 

“Selain itu, penghuni kos juga harus melaporkan bila ada orang yang mencurigakan kepada bhabinkamtibmas,” tutup Kompol Warsito. (Eka Saputra)

Komentar

Realita Lampung