oleh

Ketua DPW BAIN HAM RI Lampung Minta Pelantikan Kakam Warga Indah Jaya Ditunda

Ketua DPW BAIN HAM RI Lampung, Ferry Saputra YS. SH, meminta agar pelantikan Kepala Kampung (Kakam) Warga Indah Jaya terpilih atas nama Nyoman Jata ditunda sementara. Dia mendesak Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang mengambil tindakan tegas.

Menurut Ferry, penundaan itu perlu dilakukan karena adanya surat pengajuan keberatan yang disampaikan oleh Calon Kepala Kampung Nomor Urut 1 Gede Sudi Arjana, Pada Tanggal 26 September 2023 Lalu.

Ferry berargumen, penundaan itu dilakukan sebelum proses hukum dengan adanya dugaan-dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Kepala Kampung Warga Indah Jaya terpilih, atas nama Nyoman Jaya dinyatakan telah selesai.

Kepada Realitalampung.com, Selasa (26/9/2023), dia menuturkan, saya meminta kepada Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Kampung Warga Indah Jaya dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, agar tidak melantik Kepala Kampung terpilih Nyoman Jaya tersebut.

Dengan alasan, bahwa diduga adanya kejanggalan – kejanggalan atas temuan yang di ajukan oleh Calon Kepala Kampung Gede Sudi Arjana . Temuan tersebut tertuang pada surat pengajuan pada Tanggal 26 September 2023 dengan beberapa poin sebagai berikut.

Pertama, pada proses penetapan Kepala Kampung Warga Indah Jaya atas Nama Nyoman Jata panitia kurang teliti dan tidak mengecek kebenaran di lapangan dalam memverifikasi berkas persyaratan Calon Kepala Kampung atas Nama Nyoman Jata.

Persyaratan dimaksud yaitu Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, dan ijasah Paket B. Sehingga merugikan Calon Kepala Kampung Warga Indah Jaya nomor urut 1, Gede Sudi Arjana.

Kedua, dalam masa sosialisasi dan masa kampanye Calon Kepala Kampung Warga Indah Jaya Nyoman Jata diduga memberikan keranda jenazah dan tempat pemandian jenazah di Masjid Bintoro Nadwah Nurul Iklas, RT.04, RW.01 Kampung Warga Indah Jaya.

Sehingga diduga pemilihan yang berada di RT.04/RW.01, Kampung Warga Indah Jaya, lebih berpihak atau condong kepada calon kepala kampung Nyoman Jata. Hal itu dianggap merugikan Calon Kepala Kampung Warga Indah Jaya Nomor Urut 1, Gede Sudi Arjana.

Dalam surat pengajuan tersebut Gede Sudi Arjana turut melampirkan sejumlah bukti pendukung yakni ; Pertama, Foto Kopi Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STTLP/B/229/1X/2023/SPKT/POLRES TUBA POLDA LAMPUNG.

Kedua, foto Kopy Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STTLP/B/234/1X/2023/SPKT/POLRES TUBA/POLDA LAMPUNG. Dan ketiga, foto keranda jenazah dan Tempat Pemandian Jenazah yang berada di Masjid Bintoro Nadwahh Nurul Iklas.

“Dengan adanya poin – poin di atas, agar pihak Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Kampung Warga Indah Jaya, dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, secepatnya mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan dan undang – undang yang berlaku,” tutup Perry. (Rudianto)

Komentar