Hasil Audit RSUD Ryacudu Kotabumi, Jumlah Tenaga Kesehatan Over Kapasitas

Hasil Audit RSUD Ryacudu Kotabumi, Tunggakan Rp11 Miliar karena Pembayaran Honor

REALITA LAMPUNG (RL) : Hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama tim Inspektorat Kabupaten Lampung Utara terhadap tunggakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Ryacudu Kotabumi yang mencapai Rp 11 miliar akhirnya diketahui.

Sebagaimana dikatakan Inspektur Kabupaten Lampung Utara, M. Erwinsyah bahwa penyebab terjadinya tunggakan Rp11 miliar tersebut dikarenakan besarnya pengeluaran untuk pembayaran honor dan biaya operasional untuk para tenaga kesehatan pada Rumah Sakit pelat merah setempat.

“Hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)‎ secara resmi belum kami terima, tapi secara garis besar hasilnya sudah kami ketahui,” kata M. Erwinsyah kepada awak media, Selasa (3/8/2021).

Dijelaskannya, berdasarkan hasil audit BPKP, persoalan honor tenaga kesehatan atau jasa pelayanan dan pembayaran obat-obatan itu semata-mata dikarenakan oleh membludaknya jumlah tenaga kesehatan di sana (RSUD). Akibatnya, sebagian besar pendapatan RSUD tersebut terpaksa dihabiskan untuk pembayaran honor tenaga kesehatan dan operasional.

“Penyebabnya, jumlah tenaga kesehatan di sana yang berlebih sehingga enam puluh persen pendapatan rumah sakit harus dikeluarkan untuk membayar honor dan operasional,” paparnya.

Komentar