Pemasangan Kabel Jaringan Internet di Kecamatan Way Lima Diduga Tidak Kantongi Izin

PESAWARAN – Pemasangan kabel jaringan intenet di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, dikeluhkan karena tidak berkoordinasi dengan warga. Dan diduga pemasangan jaringan tidak sesuai dengan regulasi, Senin (6/5)

Pelaksanaan perusahaan jaringan Komunikasi, multi Media dan Informatika, diatur dalam Undang undang RI, No. 22 Tahun 2009, dan Undang No. 38 Tahun 2005 tentang Peraturan Menteri PU NO. 20/PRT/M/2010

Di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, akhir-akhir ini marak ditemukan pemasangan kabel jaringan perbaikan internet di berbagai tempat. Mirisnya, pemasangan atau perbaikan yang dilakukan diduga tidak melakukan kordinasi hingga tidak mengantongi izin.

Dituturkan salah satu masyarakat Kecamatan Way Lima berinisial S kepada media ini, kami tidak tahu kalau ada izin apa enggaknya terkait pemasangan dari Indonesia Trans Network (ITN). Kami juga yang punya tanah bagian tiang, juga baik dari Telkom dan jaringan internet yang lainnya juga tidak pernah memberikan kompensasi dalam bentuk apapun.

Lanjutnya, kami mendukung demi kelancaran internet untuk di desa. Tapi seharusnya jangan terlepas melalaikan peraturan yang ada, dikarenakan kalau sudah melalui izin akan menambah income pendapatan untuk kabupaten.

“Itu juga pasti ada aturan, supaya kesepakatan dan pasti ada kesanggupan untuk kompensasi untuk masyarakat yang ditempati untuk tiang Telkomnya atau pun jaringan internet lainnya,” tandasnya.

Tambahnya, jadi kami harap kalau memang belum melakukan kordinasi dan belum mendapatkan izin untuk pemasangan baik dari Telkom setempat, dari desa, kecamatan hingga perizinan kabupaten harus di berhentikan sementara kegiatan pemasangan jalur dari Indonesia Trans Network ( ITN ).

Seorang Tim Pelaksana pemasangan jalur internet dari Indonesia Trans Network (ITN), Sutar, saat dikonfirmasi terkait perizinan pemasangan, mengakui bahwa memang seharusnya ada izin mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Tapi kami gak tau soal izinnya karena memang ada yang sudah ngurusinnya untuk itu, dan kami juga lagi nunggu dikirim soal izinnya belum dibales,” paparnya

Dia menambahkan, jadi memang satu server perusahaan Internet satu kabel. Jadi kalau dalam satu tiang ada beberapa kabel berarti ada beberapa juga perusahaan Internet yang menggunakan tiang Telkom itu sendiri.

“Itu juga harusnya sudah ada perintah untuk perapihan kabel yang terpasang,” tegasnya. (Tim)

Komentar