Pesan WhatsApp Buka Aksi Bejat Pelaku Pencabulan Anak

Tulang Bawang – Pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur di wilayah hukum Polres Tulang Bawang berhasil diringkus anggota Polsek Banjar Agung.

Penangkapan terhadap pelaku persetubuhan itu bermula dari adanya pesan whatsapp antara pelaku dengan korban yang berisikan pesan agar korban meminum minuman yang bisa menangkal terjadinya kehamilan.

Sebagaimana disampaikan Kapolsek Banjar Agung, AKP M Taufiq, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH, yang membenarkan jajarannya telah mengamankan pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur di wilayah hukum tersebut.

Pelaku berinisial HA als DA (24 tahun) itu berprofesi sebagai buruh parkir, dan dia merupakan warga Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, dan dia ditangkap pada Kamis 2 Juni 2022 laou sekira pukul 11.30 WIB.

“Pelaku ditangkap tanpa perlawanan, dan pelaku ditangkap saat sedang bekerja sebagai buruh parkir di pasar unit dua,” ungkap AKP M Taufiq, Minggu 5 Juni 2022.

Selain mengamankan pelaku lanjutnya, aparat Polsek Banjar Agung Polres Tulang Bawang juga memgamankan sejumlah barang bukti dari pelaku. Diantaranya satu unit sepeda motor metik, dua unit handpone, kain sprei dan pakaian dua stel milik korban.

Lebih lanjut, AKP M Taufiq menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku ini berdasarkan laporan dari ibu korban yang merupakan warga Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Menurut keterangan dari pelapor, bahwa anaknya tersebut telah dua kali disetubuhi oleh pelaku di sebuah rumah kontrakan yang ada di wilayah Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang. Bahwa kejadian persetubuhan yang dialami korban itu terjadi pada Minggu (1/5/2022) sekira pukul 19.00 WIB, dan yang kedua terjadi pada hari Kamis (12/5/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Terungkapnya aksi pelaku ini, lanjut AKP Taufiq bermula saat saksi yang merupakan kerabat korban, menerima panggilan WhatsApp (WA) dari kontak dengan berinisial R, yang mana handpone milik saksi ini sering dipinjam oleh korban untuk belajar.

Kemudian saksi memeriksa isi pesan WA dari kontak R yang merupakan pelaku itu dan, isi pesannya meminta korban untuk meminum minuman (sprite) agar tidak hamil karena pelaku dan korban baru saja melakukan hubungan badan.

Setelah itu saksi lalu bertanya kepada korban dan korban menjawab bahwa dia sudah dua kali disetubuhi oleh pelaku. Saksi lalu memberitahukan hal tersebut kepada ibu kandung korban, selanjutnya ibu korban bersama saksi melapor ke Mapolsek Banjar Agung, jelas AKP Taufiq.

Pelaku saat ini sudah sudah diamankan dan ditahan di sel Mapolsek Banjar Agung Polres Tulang Bawang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (Hadi Saputra)

Komentar