STQ Pesisir Barat, Wabup Harapkan Pemaknaan Nilai Al Qur’an Terpatri dalam Jiwa

Realita Lampung (RL) : Wakil Bupati Pesisir Barat berharap kori koriah dapat terus memaknai dan membangun nilai-nilai al qur’an sebagai pandangan dan pegangan hidup yang terpatri dalam jiwa.

Sebagaimana disampaikan, Wakil
Pesisir Barat, A Zulqoini Syarif, SH, ketika mewakili Bupati Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH, MH, saat menghadiri acara penutupan seleksi tilawatil quran Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Selalaw, Kecamatan Pesisir Tengah, Jum’at (13/8/2021).

Mewakili Bupati, A Zulqoini Syarif menyampaikan ucapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan seleksi tilawatil qur’an tingkat Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 yang telah berjalan lancar dan aman.

Di acara penutupan STQ tingkat Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 ini, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan panitia penyelenggara atas suksesnya penyelenggaraan event religi tahunan ini.

Sudah tentu kesemuanya ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh masyarakat dan panitia yang telah mengupayakan penyelenggaraan STQ ini dengan baik semoga penyelenggaraan yang baik dan bahkan yang lebih baik lagi dapat terlaksana di tahun-tahun mendatang, kata A Zulqoini Syarif.

Kemudian, lanjutnya, dalam penyelenggaraan STQ tentu ada yang mencapai prestasi terbaik atau pun yang belum mencapai prestasi yang diinginkan. Namun saya yakin para dewan hakim telah melakukan tugasnya secara baik, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai profsional.

Selanjutnya, pelaksanaan seleksi tilawatil qur’an memiliki makna yang sangat penting dan sarat dengan nilai-nilai sakral yang perlu kita ambil dan renungkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Oleh karena dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran spritual tentang arti pentingnya ajaran al qur’an yang harus kita jadikan sebagai motivasi dasar dalam membangun kepribadian umat islam dewasa ini.

Lebih lanjut disampaikan Wabup, dengan pelaksanaan STQ ini kita jadikan tidak hanya sekedar ajang untuk mengukir prestasi semata melainkan lebih dari pada itu sebagai sarana perekat rasa kebersamaan serta membangun kekuatan berdasarkan nilai-nilai islami dalam rangka menyonsong pembangunan untuk mewujudkan masyarakat yang aman dan tentram.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh para juara dan kepada yang belum berhasil kami mengingatkan kepada peserta agar terus mengasah kemampuan dengan berlatih.

Sedangkan bagi yang sudah dinyatakan sebagai pemenang saya harapkan jangan berpuas diri tapi lakukan langkah- langkah peningkatan kemampuan dan terus berlatih mempersiapkan diri untuk event STQ tingkat provinsi nanti dengan harapan membawa hasil terbaik bagi Kabupaten Pesisir Barat.

Makna-makna qur’ani yang telah dibangun pada kegiatan STQ atas pengakuan al qur’an sebagai pandangan hidup dan pegangan hidup hendaknya terpatri dalam jiwa untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan kedepan yang semakin besar dan kompleks, pemahaman dan pengetahuan terhadap al qur’an akan menjadi satu kekuatan yang luar biasa dalam membangun tatanan akhlaqul karimah dalam diri maupun keluarga.

Dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara saya berharap semangat al qur’an dapat menjadi jalan yang akan menghantarkan masyarakat menuju suatu tatanan kemasyarakatan yang memiliki komitmen moral untuk membangun kehidupan yang lebih baik, sejahtera lahir dan batin, papar Wabup.

Masih menurutnya, jika momentum STQ diperkuat melalui penanaman benih-benih generasi qur’ani dapa dipastikan kita akan menuai hasil dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Pesisir Barat yang kita cintai ini. Saya berpesan agar kegiatan STQ tidak hanya diukur dari suksesnya penyelenggaraan dan banyaknya prestasi yang diraih namun hikmah dan nilai tambah dari STQ semoga dapat dipetik oleh umat dalam upaya meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai al-qur’an sebagai landasan kehidupan sehari-hari, ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan pelaksana di lingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat, kepala kantor kementrian agama kabupaten pesisir barat, para camat se-Kabupaten Pesisir Barat, Ketua Umum LPTQ Kabupaten dan Ketua LPTQ kecamatan, panitia pelaksana, dewan hakim, dan perangkat dewan hakim. (MR/RD)

Komentar