Tiga Jam, Santri Lapas Gunung Sugih Selesaikan Pembacaan Al-Qur’an 30 Juz

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunung Sugih melaksanakan kegiatan pembacaan Ayat-ayat suci Al-Qur’an dan dalam waktu 3 jam selesai membaca 30 juz.

Lampung Tengah (RL) : Warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunung Sugih, Lampung Tengah, Lampung menyelesaikan pembacaan 30 juz ayah suci Al-Qur’an dalam waktu tiga jam.

Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pihak Lapas Kelas IIB Gunung Sugih ini untuk membekali para WBP mengenai ilmi-ilmu agama yang dipastikan bisa menuntun WPB agar kelak setelah selesai menjalani masa hukumannya bisa kembali ditengah-tengah masyarakat dan berkelakuan baik.   

Sebagaimana disampaikan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunung Sugih, Denial Arief, A.md, I.P, SH., kegiatan keagaman ini dilakukan secara marathon dalam batas waktu hanya 3 jam namun bisa diselesaikan membacanya. Alhamdulillah dalam waktu tiga jam itu pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an 30 juz dapat diselesaikan.

“Kegiatan semacam ini, banyak mengandung hikmah dalam arti-arti kehidupan, hikmah pertama yaitu agar para warga binaan pemasyarakatan mendapat serapan keimanan, keinsyafan, serta kesadaran, sementara hikmah positif lainnya secara tidak langsung untuk mengingatkan para WBP untuk jauh dari tindakan yang akibatnya seperti yang sedang mereka alami ini,” kata Denial Arief, Jum’at (20/8/2021).

Kalapas Kelas IIB Gunung Sugih ini juga menjelaskan, bahwa kegiatan membaca Al-qur’an 30 juz dalam waktu hanya 3 jam ini, diikuti oleh 57 orang dari para narapidana dan 13 orang dari pegawai maupun karyawan Lapas setempat. Diharapkannya kegiatan yang identik dengan peningkatan Ukhuwah Islamiah ini, dampaknya harus mampu memperbaiki baik mental maupun prilaku dalam keseharian.

“Pembacaan Al-qur’an 30 juz ini, harus dirampungkan dalam waktu 3 jam saja, oleh 57 orang narapidana dan 13 orang dari pegawai atau karyawan Lapas, semoga ini bisa memberikan manfaat khususnya yang membaca dan umumnya sekitar lingkungan Lapas,” ujar Denial Arief.

Sementara kegiatan keagamaan tersebut dilaksanakan serangkaian dengan menyambut serta memperingati Tahun Baru 1443 Hijriyah, yang ditelisik bahwa kegiatan semacam ini sangatlah langka dilaksanakan, proritas hususnya dilingkungan lapas,

Adapun kegiatan membaca Kitab suci Al-qur’an dilingkungan Lapas, ini kali pertama dilakukan khususnya dilingkungan Lapas Kelas IIB Gunung Sugih, kita berharap kedepan agar hal-hal yang bernafaskan keagamaan ini dapat dikontinyukan, setidaknya kontras dengan status kalimat warga binaan pemasyarakatan, terangnya. Dipenghujung acara Kalapas Gunung Sugih, Denial Arif juga memberikan tali asih kepada 57 Santri yang menyelesaikan Tadarus Al-Qur’an 30 Juz, 1 orang santri yang berhasil menghafal Al-Qur’an dan Ustad dari TPQ Terubus Iman As-Salamah Kota Gajah yang selama ini membantu program Lapas dalam hal pembinaan kerohanian di Lapas setempat. (Rls/RD)

Komentar