Tiga Tersangka Penggelembungan Suara di PPK Bulok Terancam 3 Tahun Penjara

Tanggamus – Sat Reskrim Polres Tanggamus, melimpahkan tiga tersangka ke Kejari Tanggamus, kasus penggelembungan suara di PPK Bulok pada Pemilu 14 Februari 2024. Andreas Dasilfa Iswari (AD), Jitur (JT) dan Syukur (SY), warga Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Jumat, (5/4/2024).

Kasat Reskrim Iptu Muhammad Jihad Fajar Balman, S.Tr.K, SIK mengungkapkan, pelimpahan tersebut atas lengkapnya berkas ketiga tersangka sesuai Surat Kejaksaan Negeri Tanggamus dengan nomor B-573/L.8.19/Eku.1/04/2024, tanggal 4 April 2024.

“Ketiga tersangka dilimpahkan pada Kamis siang, 4 April 2024, pukul 11.00 WIB,” ungkap Iptu Muhammad Jihad Fajar Balman mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, SH, SIK, MSi.

Dijelaskan, dari total tiga tersangka yang diserahkan kepada Kejari Tanggamus, 1 orang PPK Bulok inisial AD dan 2 orang anggota PPS inisial JT dan SY.

“Penyerahan ketiga tersangka dengan barang bukti berupa dokumen rekapitulasi C salinan yang sudah dirubah oleh PPK dan dokumen asli, maka tersangka dikenakan pasal 551 jo 505 UU No 7 tahun 2017. Pasal 551 penjara Dua tahun dan 505 satu tahun,” jelas Kasat. (Rls/Hadi)

Komentar