Cegah DBD, Bripka Leonardo Lakukan Pengasapan Dengan Alat Fogging Rakitan Sendiri

Lampung Tengah – Kreatifitas seorang anggota Kepolisian dari Polres Lampung Tengah merakit alat fogging, patut diacungkan jempol. Dengan alat tersebut, Bripka Leonardo, Bhabinkamtibmas Polsek Bangun Rejo, berupaya mencegah virus DBD.

video Streaming: https://youtu.be/rk90DeGAjX8?si=lq9fhG8TXls0G5iG

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah (DBD) yang seringkali meningkat saat musim hujan, Bripka Leonardo, melakukan kegiatan pengasapan (fogging) di Kampung binaannya yakni di Kampung Sukanegeri.

Kegiatan pengasapan ini dilakukan bersama Bidan Desa dan Pamong Kampung Sukanegeri, Kecamatan Bangun Rejo, dengan menggunakan alat fogging mini yang dirakit sendiri oleh Bripka Leonardo.

Dengan alat tersebut, pengasapan yang dilakukan diharapkan bisa lebih efisien dan mudah digunakan, serta dapat menjangkau area-area yang lebih sempit untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi vektor penyebaran virus DBD.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kapolsek Bangun Rejo, AKP Iskandar, S.H mengatakan, pengasapan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam mengurangi jumlah kasus DBD diwilayah hukum Polsek Bangun Rejo, salah satunya di Kampung Sukanegeri.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Bangun Rejo untuk tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tetap sehat dan bebas dari penyebaran penyakit.

Bripka Leonardo saat ditemui di Kampung Sukenegeri, Kamis (2/1/25), mengatakan, pengasapan ini sangat penting untuk mengurangi jumlah nyamuk di lingkungan sekitar, terutama saat musim hujan seperti sekarang.

“Kami bekerjasama dengan bidan desa dan masyarakat untuk memastikan lingkungan di Kampung Sukanegeri tetap aman dari potensi wabah DBD,” ujarnya.

Sasaran pengasapan tersebut mencakup rumah-rumah warga, fasilitas pendidikan, dan pondok pesantren yang ada di kampung sukanegeri.

“Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran DBD di kawasan tersebut, terutama anak-anak yang kerap menjadi korban penyakit DBD,” imbuhnya.

Sementara itu, Pamong Kampung Sukanegeri, bapak Rudi juga memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh pihak Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Bripka Leonardo bersama Bidan Desa, Ibu Fitri Lestari, yang tak lain merupakan istri dari Bripka Leonardo atau seorang ibu Bhayangkari.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bhabinkamtibmas Bripka Leonardo yang telah peduli terhahap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kami berharap seluruh warga juga dapat lebih proaktif dalam menjaga kebersihan dan melakukan langkah-langkah pencegahan secara mandiri di rumah masing-masing,” pungkasnya. (Humas LT)

Komentar