oleh

Belum Kunjung Terima Bantuan KKS Mengeluh

Realita Lampung -;Program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kelurahan Bandar Jaya Timur dikeluhkan sejumlah warga Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar. Pasalnya selama 3 bulan terakhir, sejumlah warga tidak mendapatkan bantuan seperti biasanya. Akhirnya beberapa warga mengadukan keluhan mereka ke Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Cinta Tanah Air (GMCTA) Kabupaten Lampung Tengah.

Mendengar keluhan masyarakat tersebut, Ketua GMCTA yang akrab disapa Basuri mengajak awak media menyambangi warga yang belum mendapatkan bantuan program KKS Rabu malam (07/04/2021). Dengan tujuan mendapatkan keterangan langsung dari warga tersebut. Warga yang ditemui itu bernama Iskandar, warga RT.12 Lingkungan 1 Kelurahan Bandar Jaya Timur.

Dari keterangan Iskandar yang disampaikan kepada Basuri, didapat informasi bahwa Iskandar ternyata tidak mendapatkan bantuan dari program KKS selama kurun waktu tiga bulan terakhir. Dikatakan Iskandar, bantuan dimaksud itu terdiri dari uang tunai untuk lansia senilai 600.000 rupiah, 10 kilogram beras, 1 kilogram daging, dan buah-buahan, kacang hijau dan telur.

Iskandar mengungkapkan, biasanya per triwulan selalu mendapatkan bantuan. Tetapi sejak awal tahun ini tidak mendapatkan bantuan. Basuri bertanya, apakah sudah di cek kepada pihak yang berwenang, Iskandar menjawab sudah mengecek ke pihak Bank yang menyalurkan bantuan. Iskandar mengatakan banyak warga lain yang tidak mendapatkan bantuan. Sedangkan bantuan KKS tersebut rutin diterimanya selama 3 tahun berturut.

“Katanya ada pendataan ulang. Tapi kenapa kami yang membutuhkan tidak diberikan bantuan lagi?,” tandas Iskandar.

Kepada Ketua LSM GMCTA Ahmat Basuri, Iskandar berharap keluhanannya dan warga yang lain bisa disampaikan kepada pemerintah Pusat ataupun pemerintah daerah. “Hak kami sebagai warga negara Republik Indonesia, mohon hak kami dapat diberikan,” harap Iskandar.

Iskandar mengungkapkan yang tidak mendapatkan bantuan triwulan terakhir ini ada 100 kepala keluarga di Lingkungan 1, Kelurahan Bandar Jaya Timur. “Katanya ada penambahan orang yang mendapatkan bantuan, tapi kenapa yang sudah ada justru dikurangi,” tambahnya.

Setelah dialog singkat tersebut, Basuri berkomitmen untuk meneruskan keluhan warga kepada pihak yang berwenang, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. “Untuk langkah awal, kami akan mempertanyakan persoalan ini ke Dinas Sosial Pemkab Lampung Tengah,” ujar Basuri.

Kepada wartawan Basuri menyatakan heran dengan dalih pendataan ulang warga yang akan menerima bantuan. Sedangkan warga kurang mampu yang seharusnya menerima bantuan justru tidak diberikan bantuan lagi. “Selama ini lancar-lancar saja. Kok tahun ini ada pendataan ulang Kenapa tiba-tiba sekarang tidak diberikan. Padahal warga yang berhak menerima bantuan merupakan warga kurang mampu,” tambah Basuri.

Basuri berharap Dinas Sosial Pemkab Lamteng menyikapi persoalan ini, dan bisa mengakomodir harapan warga. Jangan sampai warga kurang mampu yang berhak menerima bantuan dicoret dalam daftar penerima bantuan. “Agar keluhan warga ini bisa didengarkan oleh pemerintah, kami akan mencoba mengadukan persoalan ini kepada wakil rakyat di DPRD Lampung Tengah,” tegas Basuri. (Willy. D)

Komentar

Realita Lampung