oleh

Hujan Terus Menerus, Sawah Milik Warga Desa Braja Fajar Terendam Air

Petani di Desa Braja Fajar, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur mengeluhkan tanaman padi miliknya seluas 1 hektare terendam air, disebabkan hujan yang mengguyur hampir setiap hari. Dikhawatirkan air tidak segera surut dan berdampak membusuknya tanaman padi miliknya.

Petani dimaksud bernama Jarkoni, ia mengatakan tiga hari belakangan setiap sore hari turun hujan cukup lebat, karena rawa sekitar sawah miliknya air nya membludak dan menggenangi petakan sawah miliknya.

“Kalau usia padi belum ada 14 hari maka rawan rusak jika tergenang air.yerlalu lama, sampai sore ini air memang sudah surut namun baru sedikit saja”kata Jarkoni, beberapa waktu lalu.

Jika terjadi kerusakan pada tanaman padinya maka kerugian yang di alami tidak kurang dari 5 juta selama biaya perawatan dan pemupukan tanaman padi miliknya selama 14 hari itu. Jika yang rusak hanya sedikit saja maka Jarkoni lam melakukan penyulaman tentu akan mengeluarkan biaya tambahan lagi.

“Kalau belum surut benar kami belum bisa prediksi kerusakan tanaman nya seperti apa, kalau hanya sedikit kami sulam kalau diatas 80 persen gagal total”ucap Jarkoni

Menurutnya tanaman padi di Desa Braja Fajar yang tergenang air tidak kurang dari lima hektare milik beberapa orang, kata dia rata rata sawah di Desa Braja Fajar merupakan sawah tadah hujan yang rawan dengan luapan air rawa. (HarunAl Rasyid)

Komentar

Realita Lampung