oleh

Pandemi Covid-19, UKM Kopi Bubuk Lampung Mampu Berdiri Kokoh

Realita Lampung – Para pengusaha kecil menengah dan usaha mikro kecil menengah (UKM dan UMKM) asal Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung terus bergeliat dalam memproduksi bubuk kopi ditengah persaingan pada masa pandemi covid-19 dan mampu berdiri kokoh.

Para pengusaha kecil menengah (UKM) terbukti memiliki ketangguhan ketika banyak usaha- usaha besar mengalami krisis bahkan memberhentikan aktivitasnya apalagi di tengah situasi pandemi covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini.

Bahkan UKM kadang sering terabaikan hanya karena produknya berskala kecil, mungkin karena belum mampu menghasilkan produk yang banyak, bahkan terkadang UKM belum mampu bersaing dengan usaha-usaha besar lainnya.

Dalam rapat akhir tahun PT Media Global Group yang digelar di Gedung Sesat Agung Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu 20 Desember 2020, Kru Traznews.com memperkenalkan produk kopi bubuk olahan dari UMKM yang ada di Kabupaten Lampung Barat.

“Usaha mikro kecil menengah (UMKM) diakui mampu bertahan dan memiliki ketangguhan serta goncangan saat menghadapi krisis,terlebih saat ini situasi pandemi covid-19 yang belum berakhir, diharapkan dengan adanya pengenalan produk UMKM yang bergerak di sektor kopi bubuk dapat meningkatkan serta dapat menarik investor luar daerah masuk ke Lampung Barat,” kata Samsul Hadi.

Adapun produk UMKM, UMK, kopi yang di bawa dalam acara rapat akhir tahun PT Media Global Group diantaranya, Anjung Coffee Giham Lunik, Queens Coffee Gunung Sekincau, Wins Coffee Giham Sukamaju, Kopi Rigis – Rigis Jaya, Utama Coffee Sukajaya, Giofit Coffee Sukaraja serta Sekincau Coffee.

Pimpinan Perusahaan PT Media Global Group (MGG) Muhamad Safril Ridho, SH, menyambut baik pengenalan Produk UMKM ,UMK,yang bergerak di sektor bubuk kopi yang ada di Lampung Barat, UMK, UMKM. Sangat perlu kita dukung sebagai salah satu pendongkrak sektor ekonomi masyarakat menengah ke bawah, dan kedepanya sangat diharapkan bisa banyak investor luar daerah yang tertarik untuk membeli produk-produk olahan kopi bubuk masyarakat ini. (MGG/*)

Komentar

Realita Lampung