oleh

Seorang Warga Tanggamus Ditemukan Tergantung di Pohon Jengkol

Realita Lampung- Seorang warga Dusun Murtirejo, Pekon Wonoharjo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus ditemukan dalam kondisi tergantung dengan seutas tali tambang di salah satu pohon jengkol di perkebunan kopi pada Senin sore (25/01/2021).

Kapolsek Sumberejo Polres Tanggamus AKP Takarinto mengatakan, warga Dusun Murtirejo Pekon Wonoharjo yang ditemukan tergantung itu diketahui bernama Supri umur 41 tahun dan diduga menunggal dunia karena bunuh diri.

“Korban ditemukan oleh saksi Nahrowi (34) dan Harmaji (45) sekitar pukul 16.30 Wib,” kata Iptu Takarinto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Kapolsek menjelaskan, kronologis ditemukannya korban bermula pada pukul 12.00 Wib, istri korban yang sedang berada di Bandar Jaya, Lampung Tengah menghubungi saksi Harmaji selaku paman korban, yang mengatakan jika mereka sedang ada masalah dan meminta tolong agar mengawasi korban.

Merasa curiga korban tidak ada di rumahnya, lalu sekitar pukul 16.00 WIB, kedua berusaha mencari korban dan sekitar pukul 16.30 WIB mereka mendapati korban sudah tergantung dipohon jengkol dikebun milik korban.

“Tubuh korban ditemukan berada dalam ketinggian sekitar 5 meter, pada pohon jengkol setinggi 15 meteran,” jelasnya.

Lanjutnya, atas peristiwa tersebut, selanjutnya bersama tim medis mendatangi TKP guna melakukan evakuasi, menurunkan korban dari atas pohon dibantu warga setempat.

“Saat dievakuasi korban dan dinyatakan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Kapolsek menegaskan, hasil pemeriksaan medis terhadap tubuh korban, didapati lidah korban menjulur keluar dan dikemaluan korban ditemukan cairan diduga sperma
“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tegasnya.

Ditambahkannya, saat ini korban yang telah memiliki dua anak itu disemayamkan di rumah duka di Dusun Murtirejo Pekon Wonoharjo guna proses pemakaman.

“Pemakaman akan dilakukan di TPU pekon setempat menunggu istrinya datang dari Bandar Jaya,” pungkasnya. (Rls/AS)

Komentar