oleh

Sukses Selenggarakan Pilkades Serentak Mendagri Berikan Penghargaan

Realita Lampung (Tanggamus) – Dinilai sukses dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa serentak Bupati beserta forkopimda Kabupaten Tanggamus menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.

Pemberian penghargaan dari Kemendagri RI kepada Bupati dan Forkopimda itu diberikan pada saat kunjungan kerja Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa di Kabupaten Tanggamus, dan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Rabu (24/2/2021).

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal Bina Pemdes Kemendagri, Drs. Yusharto Huntoyungso, M.Pd., kepada Bupati, Hj Dewi Handajani dan Forkopimda Kabupaten Tanggamus.

Kedatangan Dirjen Bina Pemdes Yusharto Huntoyungso, didampingi Kepala Balai Pemdes Kemendagri Wilayah Sumatera, Irsan, SH, Ph.D., beserta rombongan.

Kedatangan Dirjen diterima langsung oleh Bupati Hj. Dewi Handajani bersama Wakil Bupati AM. Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kapolres Tanggamus AKBP Ony Prasetya, S.IK., Dandim 0424 Letkol Inf. Arman Aris Sallo, Kajari David Palapa Duarsa, Sekretaris Daerah Hamid Heriansyah Lubis, Perwakilan Pengadilan Negeri, para Asisten, sejumlah Kepala OPD, Kabag Tata Pemerintahan dan Perwakilan Kementerian Agama Tanggamus.

Bupati Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Dirjen Bina Pemdes dan rombongan di Kabupaten Tanggamus.

Lebih lanjut Bupati menerangkan, bahwa jumlah Pekon (Desa) yang melaksanakan Pilkades Serentak Tahun 2020 sebanyak 220 Pekon. Dengan DPT keseluruhan 306.760 pemilih. Jumlah total Calon Kepala Pekon 772 orang.

“159 orang diantaranya adalah Calon Petahana. Namun hanya 61
orang petahana yang terpilih kembali, atau sekitar 27 persen petahana terpilih kembali,” terang Bupati.

Bupati menambahkan, selama pelaksanaan tahapan Pilkades, telah dilaksanakan sosialisasi sebanyak 16 kali, terdiri dari 12 kali pertemuan oleh Panitia Tingkat Kabupaten, 2 kali pertemuan dilaksanakan oleh Panitia Tingkat Kabupaten di Kecamatan dan 2 kali pertemuan oleh Panitia Tingkat Pekon.

Jumlah Total Panitia yang terlibat dalam proses Pilkades Serentak Tahun 2020 di Kabupaten Tanggamus sebanyak 6.673 orang, terdiri dari Panitia Tingkat Kabupaten sebanyak 24 orang, Panitia Tingkat Kabupaten di Kecamatan sebanyak 9 orang, Tim Pengawas sebanyak 14 orang, Sekretariat Panitia Tingkat Kabupaten, sebanyak 20 orang, Panitia Tingkat Pekon sebanyak 6.606 orang.

Adapun Tim Pengamanan yang dilibatkan dalam proses Pilkades Serentak sampai dengan Hari Pemungutan Suara yaitu sejumlah 1.609 Personel, terdiri dari Aparat TNI sebanyak 350 Personel dan
Aparat Polri sebanyak 1.259 Personel. Tim Monitoring pada pelaksanaan Pilkades serentak sejumlah 62 orang, terdiri dari Forkopimda sebanyak 6 orang, Kepala Perangkat Daerah sebanyak 36 orang, dan Camat sebanyak 20 orang.

“Dan syukur alhamdulillah, pelaksanaan pemungutan suara telah dilaksanakan pada hari Rabu 16 Desember 2020 dengan aman dan kondusif sesuai dengan protokol kesehatan covid-19, dan Persentase Partisipasi Pemilih sebesar 78 persen. Pelaksanaan Pilkades juga berjalan dengan baik dan kondusif serta mematuhi protokol kesehatan,” jelas Bupati.

Bupati juga mengungkapkan terdapat beberapa pemungutan suara di Pekon yang terjadi keberatan dan perselisihan terkait perolehan suara.

“Adapun Laporan Keberatan dari para calon sebanyak 61 berkas pada 47 Desa/Pekon, dan sampai sejauh ini dapat diselesaikan dengan baik,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa Penetapan Keputusan Bupati Tanggamus Tentang Pemberhentian Penjabat Kepala Pekon dan Pengangkatan Kepala Pekon Dalam Wilayah Kabupaten Tanggamus Tahun 2021 telah ditetapkan, melalui SK Bupati Nomor: B.82/09/08/2021, tanggal 02 Februari 2021. Sedangkan untuk pelantikannya, direncanakan paling lambat pada tanggal 18 Maret 2021 dan akan dilakukan secara virtual.

Mengakhiri sambutannya, Bupati, atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas suksesnya pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Tanggamus. (Rls/AS)

Komentar

Realita Lampung