oleh

Warga Isoman Dipantau Satgas Covid-19, Camat Tuba Tengah Beri Perhatian

Realita Lampung (RL) : Bagi masyarakat yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) lantaran terpapar Covid-19 tentunya membutuhkan perhatian khusus maupun suport agar dapat kembali sehat dan menjalani aktifitas seperti sedia kala.

Demikian yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang menyalurkan bantuan sekaligus memantau masyarakat yang sedang menjalani isoman pada, Jum’at 13 Agustus, 2021.

Menurut Achmad Nazarudin Camat sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Tulang Bawang Tengah ini dalam siaran persnya mengatakan kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk keperdulian Pemkab kepada masyarakatnya.

“Dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat terutama saat melaksanakan isolasi mandiri, siang ini melaksanakan kegiatan pemantauan kepada masyarakat yang sedang isolasi mandiri dan memberikan bantuan berupa sembako,” Ujar Nazarudin.

Nazarudin juga mengatakan bantuan sembako kali ini khusus ditujukan untuk masyarakat isoman, namun tidak menutup kemungkinan kedepannya bagi masyarakat yang terdampak pandemi juga bakal menerima bansos dari pemerintah.

“Untuk sementara kita salurkan bantuan sembako bagi masyarakat yang sedang Isolasi mandiri.
Untuk jumlah terus bertambah, karena kita juga membuka donasi kepada masyarakat Kecamatan Tulang Bawang Tengah untuk saling berbagi, nantinya hasil donasi akan kita salurkan secara bertahap,” tambahnya.

Disaat menyerahkan bantuan, tentunya Nazarudin juga sekaligus menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Semoga masyarakat dapat senantiasa mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan penularan Covid-19,” tandas Nazarudin yang akrab disapa Kiyay ini.

Untuk diketahui, Kabupaten Tulang Bawang Barat saat ini masih berstatus zona merah Covid-19, akibatnya Pemerintah setempat harus memberlakukan PPKM Mikro Level 4 hingga 23 Agustus mendatang. (JL/RD)

Komentar

Realita Lampung