oleh

Seorang Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan

Korban didampingi keluarganya saat di wawancara awak media.

Realita Lampung – Seorang pemuda menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang tidak dikenal dan mengalami luka-luka serta perampasan barang berharga miliknya terjadi di Jalan Pangeran Antasari Bandar Lampung.

Nasib naas itu dialami oleh Hendi warga Jalan Pulau Bacan, Gang Sayur, Jagabaya II, Bandar Lampung pada saat akan pulang kerumahnya setelah ngobrol dengan kawan-kawannya.

Ketika diwawancarai dikediamannya, Hendi menceritkan peristiwa itu dialaminya pada 1 November 2020 lalu, saat itu menurutnya, dirinya hendak pulang kerumah setelah ngobrol-ngobrol bersama kawan-kawannya diseputaran area lungsir (Masjid Al Furqon) Bandar Lampung, saat korban hendak pulang bersama rekannya setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU yang berada di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung.

Pada saat itu, lanjut koran, dirinya bertemu dengan seorang rekannya dan ketika mereka tengah asik ngobrol tiba-tiba datang rombongan remaja yang langsung melakukan penyerangan terhadap dirinya dengan meggunakan senjata tajam. 

Tidak hanya itu, selain mendapatkan serangan dengan senjata tajam tersebut barang-barang milik korban juga di bawa oleh para pelaku dan sepeda motor milik korban pun dirusak oleh para pelaku. Barang-barang korban yang diambil para pelaku berupa ponsel dan helm miliknya.

 “Sebelum peristiwa saya tidak menghalami keributan mulut dengan siapapun, tiba-tiba saat akan pulang sekelompok pemuda datang dengan mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam menyerang saya dengan membabi butu,” ujarnya.

Atas peristiwa itu korban mengalami delapan titik luka dengan 24 jahitan, pihak keluarga korban akan melaporkan ke pihak kepolisian setempat, dan diduga para pelaku meruakan gang motor karena saat mendapatkan aksi berutal tersebut kelompok remaja yang mengeroyok korban bergerombol. (RM/Red/*)

Komentar